Sebenarnya dalam pencak silat tanding banyak sekali teknik yang diajarkan. 

Adapun tekniknya yaitu

1. Sikap Pasang
2. Langkah
3. Teknik belaan dan serangan (tangkisan, hindaran, pukulan, sikuan, tendangan, dengkulan)
4. Teknik redaman berupa jatuh depan, jatuh belakang, jatuh samping, jatuh punggung
5. Teknik jatuhan berupa sapuan dan guntingan
6. Teknik Tangkapan berupa tangkapan dalam dan tangkapan luar
7. Teknik Bantingan
8. Teknik Pertahanan terhadap bantingan

Teknik Dasar Pencak Silat 1

kuda2
Dalam belajar silat tentunya seperti belajar ilmu lainnya, seperti anda belajar matematika maka anda haruslah mengenal angka terlebih dahulu dan haruslah anda bisa berhitung baru kemudian anda akan belajar matematika yang lebih rumit lagi. Dalam silat anda juga harus mengenal teknik dasar baru kemudian anda akan mengenal teknik-teknik yang lainnya seperti teknik dalam pertandingan silat, teknik dalam perkelahian bebas dan teknik yang lainnya.
Ada banyak tanggapan tentang apa saja yang termasuk dalam teknik dasar silat tapi menurut saya teknik silat berupa teknik berdiri/duduk/kuda-kuda, teknik serangan dan tangkisan tangan, teknik serangan dan tangkisan kaki dan teknik langkah.
Mari kita bahas satu persatu.
Teknik Berdiri/duduk/kuda-kuda
Kuda-kuda sangat diperlukan dalam teknik bertarung baik bertarung dalam arena maupun dalam tarung bebas ala jalanan. Kuda-kuda sangat menentukan langkah seseorang untuk berbuat apa selanjutnya setelah ia menahan serangan maupun melakukan serangan.  Bahkan ada yang berpendapat bahwa kuatnya kida-kuda kita maka akan terlihatlah kuatnya teknik yang kita miliki.
Kuda-kuda dapat dibagi dalam beberapa kategori, jika dilihat dari bobotnya maka dibagi menjadi 3 yaitu
– kuda-kuda Ringan (posisi berdiri biasa)
– kuda-kuda sedang (posisi berdiri tetapi lutut agak ditekuk)
-kuda-kuda berat ( posisi seperti orang duduk di kursi)
Jika dilihat dari posisi meletakkan berat tubuh dapat dibagi menjadi
– Kuda-kuda depan (berat tubuh lebih banyak ditopang kaki yang berada didepan)
– kuda-kuda belakang (berat tubuh lebih banyak ditopang kaki yang berada dibelakang)
– kuda-kuda samping kanan/kiri (berat tubuh banyak ditopang oleh salah satu kaki, kaki sebelah kanan atau sebelah kiri)
– kuda-kuda tengah (berat dibagi rata antara kedua kaki, baik kuda-kuda ringan, sedang, berat maupun kuda-kuda serong)
Kuda-kuda juga dapat dibedakan dari posisinya/bentuknya
– kuda-kuda tengah (dapat berupa kuda-kuda ringan, sedang dan berat, posisi kedua kaki sejajar dan sama-sama menopang berat badan)
– kuda-kuda depan (posisi salah satu kaki didepan dan berat badan ditumpu di kaki depan, biasanya kaki depan lebih ditekuk untuk menopang berat badan)
– kuda-kuda belakang (berat badan ditopang oleh kaki yang berada dibelakang, posisinya lebih ditekuk)
– kuda-kuda samping (posisi kaki sejajar samping/horizontal, salah satu kaki lebih ditekuk karena menopang berat badan
– kuda-kuda serong (posisi salah satu kaki didepan dan yang satunya berada disamping belakng, kira-kira membentuk sudut 45 derajat)
– kuda-kuda seliwa (posisi seperti kuda-kuda serong tetapi posisinya lebih rendah dan kaki belakang lebih ditekuk)
– kuda-kuda silang (biasanya dilakukan ketika menghadapi musuh dari 2 arah berbeda misalnya depan dan belakang)
– kuda-kuda dengan salah satu kaki terangkat (dapat digunakan untuk menyerang misalnya melakukan tendangan atau menangkis serangan dengan kaki)
kuda-kuda juga dapat dilakukan dengan posisi jongkok atau duduk.
Kuda-kuda ini biasanya dibarengi dengan posisi tangan seperti kedua tangan terbuka didepan dada dan perut yang artinya siap bertahan, kedua tangan didepan dada dan perut tetapi dengan mengepal maka kadang dianggap siap menyerang, salah satu tangan terbuka dan salah satunya mengepal didepan badan yang artinya menantang, kedua tangan terbuka disamping badan artinya siap menerima serangan atau memancing lawan menyerang duluan.
(Pengalaman saya belajar kuda-kuda adalah sungguh berat, padahal badan saya saja sudah berat, hehehe)
Saya sendiri menguasai kuda-kuda tersebut tidak sebentar, satu tahun lebih saya baru bisa melakukan beberapa kuda-kuda dengan baik itu pun berkat kesabaran dan ketegasan pelatih silat saya. Saya berlatih kuda-kuda dibantu beberapa alat seperti batu bata untuk menguatkan posisi kuda-kuda dan bambu untuk meluruskan posisi kaki bahkan saya pernah juga melakukan kuda-kuda tengah dengan seorang kawan berdiri dikedua paha saya. Memang berat tapi berkat kesabaran, kedidiplinan dan ketegasan pelatih saya serta kemauan dari hati alhamdulillah saya bisa melakukannya dengan baik.

Teknik Dasar Pencak Silat 2

1. LANGKAHDITINJAU DARI ARAHNYA LANGKAH
a. A1 – D1 : Langkah lurus depan kiri
2. b. A2 – D1 : Langkah lurus depan kanan
3. c. A1 – D2 : Langkah lurus mundur kiri
4. d. A2 – D2 : Langkah lurus mundur kanan
a. A1 – B1 : Langkah samping kiri b. A2 – B2 : Langkah samping kanan
a. A1 – C1 : Langkah serong depan kiri b. A2 – C2 : Langkah serong depan kanan
c. A1 – C3 : Langkah serong belakang kiri
d. A1 – C4 : Langkah serong belakang kanan
1. Langkah Lurus
a. Langkah lurus depan kiri
b. Langkah lurus depan kanan
c.Langkah lurus mundur kiri
d. Langkah lurus mundur kanan
2. Langkah Samping
a. Langkah samping kiri
b. Langkah samping kanan
3. Langkah Serong
a. Langkah serong depan kiri
b. Langkah serong depan kanan
c. Langkah serong belakang kiri
d. Langkah serong belakang kanan
4. Langkah Silang
a. Langkah silang depan kiri
b. Langkah silang depan kanan
5. Langkah Pilin
a. Langkah silang belakang kiri (pilin)
b. Langkah silang belakang kanan (pilin)
6. Langkah Putar
a. Langkah berputar kanan
b. Langkah berputar kiri
DITINJAU DARI TEKNIKNYALANGKAH ANGKATAN
Angkatan, salah satu teknik untuk mendekati atau menghindari serangan dengan cara mengangkat/ memindahkan salah satu kaki ke segala arah.
LANGKAH GESER
Geser, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan dengan cara menggeserkan telapak kaki ke segala arah.
LANGKAH SESER
Seser, salah satu teknik gerakan langkah mendekati lawan dengan cara menyeret telapak kaki yang dilakukan dengan kaki kanan/kiri di depan atau bergantian.
LANGKAH LOMPAT
Lompat, salah satu teknik gerak langkah untuk mendekati sasaran atau menghindari serangan dengan cara melompat (kedua kaki berpindah) ke segala arah..

Teknik Dasar Pencak Silat 3

Mari lanjutkan mengenal teknik dasar silat  2 yaitu Teknik Serangan dan Tangkisan Tangan.
Dalam perkelahian tentu saja yang sangat berguna adalah kedua tangan dan kedua kaki. Kedua dapat berguna sebagai alam serang maupun sebagai alant untuk menahan serangan lawan. Keduanya memang dapat bergerak bebas tapi alangkah baniknya kita mengenalnya satu persatu.
Tangan, memang dapat bergerak bebas tapi tidak sebebas yang kita kira, tangan dapat bergerak kebelakang dan ke belakang tetapi tidak bisa ditekuk ke belakang.
Mari kita bahas sedikit tentang teknik serangan tangan
– PUKULAN DEPAN, dilakukan dengan tangan mengepal dengan gerak lurus kedepan, sasaran dapat ke atas, tengah maupun bawah
– PUKULAN BANDUL/SANGKOL, dilakukan dengan tangan mengepal dengan gerak dari bawah ke atas dengan sasaran ulu hati dan dagu.
-PUKULAN SAMPING, dilakukan dengan tangan pengepal dengan gerak dari samping dengan sasaran bagian samping tubuh lawan
– PUKULAN LINGKAR, dilakukan dengan tangan mengepal dengan lintasan dari luar ke dalam, sasaran rahang dan rusuk.
– PUKULAN GENTUSAN, dilakukan dengan tangan mengepal dengan lintasan dari bawah ke atas dengan sasaran leher atau pelipis
– SIKUTAN, dapat dilakukan kearah depan, belakang, atas dan bawah
–  TAMPARAN, serangan dengan telapak tangan dalam yang ke5 jari tangannya merapat, lintasannya dari luar ke dalam dengan sasaran telinga
– TEBASAN, serangan satu atau dua telapak tangan terbuka dengan kenaan sisi telapak tangan luar, lintasan dari luar ke dalam atau dari atas kebawah dengan sasaran muk, leher, bahu dan pinggang
– TEBANGAN,serangan satu atau dua telapak tangan terbuka dengan kenaan sisi telapak tangan dalam, lintasan dari luar ke dalam, sasaran leher
– SANGGA, serangan satu atau dua telapak tangan terbuka dengan kenaanpangkal telapak tangan dalam, lintasan dari bawah ke atas dengan sasaran dagu dan hidung
– KEPRET, serangan dengan telapak tangan luar yang kelima jari tangannya merapat satu dengan lainnya, lintasan dari dalam ke luar atau bawah ke atas, dengan sasaran muka dan kemaluan
– TUSUKAN, serangan dengan menggunakan jari tangan, dengan posisi jari merapat, arahnya lurus ke depan, dengan sasaran mata dan tenggorokan
– TOTOKAN, serangan dengan tangan setengah menggenggam yang kenaannya ruas kedua dari buku jari-jari, arahnya lurus ke depan, dengan sasaran mata dan tenggorokan
– CENGKRAMAN, serangan yang menggunakan kelima jari tangan mencengkram, dengan lintasan luar ke dalam, dengan sasaran muka dan kemaluan
– PATUKAN, serangan dengan lima jari tangan yang menguncup, tekniknya sedikit ditarik ke belakang, dengan sasaran mata
– DOBRAKAN, serangan dengan menggunakan kedua telapak tangan dengan sasaran dada
Selain yang disebutkan tentu masih banyak teknik serangan tangan lainnya.
Tangan selain dapat melakukan serangan tentu saja dapat melakukan tangkisan lebih bebas daripada kaki.
– TANGKISAN SAMPING, biasanya untuk menangkis serangan depan dada, muka dan perut
– POTONG BAWAH, biasanya untuk menahan serangan dari bawah
– TANGKISAN BAWAH, menahan serangan tendangan dengan menangkap kaki lawan
– TANGKISAN ATAS BUANG BAWAH, digunakan untuk menangkis serangan dari depan dan langsung membuang ke samping bawah
– TANGKIS DEPAN BUANG LUAR, dapat digunakan menahan serangan tangan maupun kaki
– TANGKAP DEPAN BUANG SAMPING, dilakukan untuk menjatuhkan lawan

Teknik Dasar Pencak Silat 4

Setelah sebelumnya sudah dibahas tentang teknik kuda-kuda dan teknik serangan serta tangkisan oleh tangan maka selanjutnya akan dibahas teknik tendangan dan dengkulan
Dalam pertandingan pencak silat, tendangan menempati posisi yang istimewa karena mendapat nilai 2 jika tepan mengenai sasaran. mungkin sekilas kita melihat tendangan seseorang akan sangat mudah kita tirukan tapi tau kah anda jika dalam melakukan tendangan terdapat resiko tersendiri yaitu terjadinya peregangan yang berlebihan atau hiperekstensi pada lutut sewaktu melakukan tendangan. Biasanya hal tersebut terjadi jika seseorang melakukan tendangan tanpa sasaran atau mempertahankan tendangan tersebut diatas sehingga ia mengunci lututnya.
Cidera tersebut menyebabkan cairan sinovial yang berfungsi sebagai pelumas sambungan engsel kaki tersebut tidak lagi dapat menjalankan fungsinya yaitu meredam benturan antara dua tulang rawan dengan baik, serabut2 ligamen yang mengikat lututpun menjadi robek dan dapat menyebabkan cidera permanen.
Beberapa tendangan yang ada disilat yaitu
1. Tendangan lurus kearah depan, biasanya posisi kaki ada yang hanya jari kaki yang ditekuk keluar dan ada yang seluruh permukaan kaki di luruskan kearah depan (tendangan tusuk dan jejag)
2. Tendangan Sabit, adalah sebuah teknik tendangan yang lintasan geraknya membentuk garis setengah lingkaran yang diayun dari samping luar menuju samping dalam, gerakan tendangan tersebut biasanya diikuti oleh gerakan pinggang
3. Tendangan T, tendangan tersebut dinamai seperti itu karena jika dilakukan maka tubuh akan membentuk huruf T, tendangan T dilakukan dengan mengangkat lutut setinggi sasaran, kemudian putar kaki menopang kearah luar dengan lutut sedikit ditekuk. Seiring putaran kaki penopang, pinggul pun ikut berputar selanjutnya dorongkan kaki dengan melecutkannyake samping juga diikuti dengan memutar bahu dan pinggul ke dalam.
4. Tendangan Belakang , dilakukan dengan mengangkat lutut setinggi sasaran lalu melakukan tendangan kebelakang, bisa menggunakan alat bantu kursi, lalu tarik kaki tanpa mengenai senderan kursi
Dengkulan
Dengkulan dilakukan dengan menekuk tungkai atas dan tungkai bawah sedekat mungkin dan membentuksudut setajam mungkin, untuk menambah kekuatan otot2 tungkai maka punggung kaki harus dikunci pada anklenya dengan demikian berada pada satu garis lurus dengan tulang kering.
Dengkulan ada beberapa jenis yaitu dengkulan depan, dengkulan samping dalam, dengkulan samping luar
Sumber :
Penck Silat Panduan Praktis, Drs.Johansyah Lubis, M.Pd
Teknik Dasar Pencak Silat Tanding, R. Kotot Slamet Hariyadi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s