Me in my day, kesedihan dalam hatiku

Gambar

Hari ini sebenarnya ada kesedihan dalam hatiku, kamu pelitaku justru tampaknya tak bebas bersamaku, entah aku harus bagaimana, andai kau tau aku sampai takut untuk terlelap dan bermimpi melihatkan kau menjauh
Aku hanya bisa menghibur diriku dengan menulis ini

“Kesulitan, kesusahan, ada 2 hal dibalik itu, cobaan untuk naik ke level yang lebih baik atau teguran untuk kesalahan yang diperbuat”

Entah mana yang untuk, apakah ini sebagai ujian atau aku berbuat salah padamu? Sedih hatiku. Mendengar perkataan lelahmu ketika pulang kerja, ah andai aku bisa ringankan beban dipundakmu sayang. Kadang kau tak memberi kabar atau tak menanyakan kabarku, aku tau pasti kau sibuk tapi hatiku tak mau mengerti, aku merajuk, merayu, mengirim pesan berkali kali demi mendengar kabar dari mu. Aku ingin mencurahkan semua perhatianku untukmu, tapi kau malah terganggu dengan perhatianku, aku harus bagaimana?

“Pilih kasih sayang Allah atau kemurkaan
Allah? Gak selalu harta dan kesenangan itu tidak ada kemurkaan Allah, jadi hati2, kadang manusia tak bisa membedakan kasih sayang dan kemurkaan Allah.”

Kau kuanggap hartaku kini dan masa depanku tapi aku tak tahu apakah itu kasih sayang Allah kepadaku atau kemurkaannya padaku dengan memberikan kau dalam hidupku, aku harap kau adalah bentuk kasih sayang Allah SWT kepadaku dan hal baik untuk masa depanku. Kadang kita bertengkar karena aku tak seneng dengan sikap kamu yang kadang acuh, atau hal hal seperti posting posting di fb, janji yang kadang lupa kau tepati, ucapan yang tak kau laksanakan, entah aku harus marah atau sedih kepadamu, aku hanya tau aku tak mau kehilangan kau.

“Kalau mau orang lain bersikap baik ke kita ya kita harus bersikap baik dulu, dan bersikap baik bukan hanya dilakukan pas ada kebutuhan saja”

Lagi, aku tulis kata-kata itu, aku berharap aku telah bersikap dan berbuat baik padamu, karena aku ingin kau berbuat baik juga padaku, agar tak saling menyakiti dan tak timbul penyakit hati.

“Harta bukan sepenuhnya milik pribadi, tapi ada hak orang lain yang meminta dan yang tidak meminta”

Ya mungkin aku tak kadang tak ingat ini, aku menganggap kau hartaku tapi aku lupa masih ada hak orang lain pada dirimu, dan kadang aku lupa kau pun punya kewajiban kepada orang lain, maafkan aku sayang yang kadang tak mengerti, dan suka merajuk sesuka hati.

“Dalam hati itu gelap, dalam pikiran itu tak ada pelita hanya saja dengan hebatnya Allah SWT menyatukan hati dan pikiran dan memberi sebutan akal, yang kelak menerangi hidup dan dunia sehingga timbul cinta kasih”

Terakhir yang kutulis, semoga yang ini benar-benar membuatku tenang, aku memang manusia tapi kadang aku lupa hakikatnya akal itu terdiri dari hati dan pikiran. Hati yang tanpa pikiran membuat aku gelisah jauh darimu, cemburu pada sikapmu, dan merajuk merengek padamu agar lebih memberiku perhatian. Pikiran tanpa hati membuat aku takut kau menjauh, membuat aku takut kau bertemu seseorang diluar sana yang lebih menarik hatimu, aku pun takut kau terluka, sakit dan celaka bila tak ada kabar darimu. Tapi bila hati dan pikiranku sudah sejalan aku hanya bisa bersabar menunggu kabar darimu

Now I live for my fam but my love for u

:-*

image

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s